Topi Bundar Coba Pakai Menstrual Cup hypoxic ischemic encephalopathy nursing diagnosis

Pertama kali tahu tentang pembalut berbentuk cup ini lewat iklan di fb. Lalu fetal anoxia aku iseng-iseng cari tahu, benda apakah itu, gimana cara pakainya, dan lain sebagainya. Setelah lihat youtube dan membaca review juga penjelasan tentang menstrual cup, kesan pertamaku, hmmm … Dengan ekspresi mikir berat haha. Sepertinya aku belum berani deh, dan mundur.

Sebenarnya yang membuatku tergerak untuk mencoba adalah karena aku merasa bersalah setiap kali mens harus pakai pembalut sekali pakai. Aku sudah punya pembalut yang bisa dicuci sih, tapi ribet karena habis pakai hypoxic ischemic encephalopathy mri findings harus nyuci dan ngeringin. Padahal di leiden sini, susah sekali matahari. Akhirnya ditaruh di pemanas, dan beberapa kali meninggalkan bekas coklat pada bagian dalam pad karena kelupaan 😀 sedangkan, menstrual cup ini nggak ribet nyucinya.


Karena terbuat nanoxia deep silence 120mm ultra quiet pc fan 1300 rpm dari silicon, jadi nggak meninggalkan bekas darah yang harus dikucek. Tapi persoalannya adalah pada cara pakai. Ini yang bikin aku agak was-was.

Hari untuk memulai pemakaian cup ini akhirnya tiba juga. Langkah pertama, aku ulangi lagi melihat video tutorial pemakaian cup di youtube. Jadi, aku harus melipat dua ujung atas cup, lalu mendorong satu bagiannya ke dalam supaya bagian hypoxic ischemic encephalopathy in adults ppt atasnya bisa berbentuk kerucut. Lalu bagian tekukannya ditahan pakai tangan sebagai pegangan ketika memasukkan cup ke dalam lubang tempat keluarnya darah menstruasi.

Langkah kedua, praktik. Aku masuk ke toilet. Rasanya kayak mau perang aja, tegang haha. Tapi, pesan videonya, jangan tegang, relaks. Terutama saat memasukkan cup. Supaya otot-otot lentur jadi bisa mudah masuk. Aku sengaja mulai pakainya malam reflex anoxic seizures in infants hari sebelum tidur. Biar nggak ngerasa lagi pakai cup. Percobaan pertama, lipatan cupnya lepas. Jadi kurang pas. Lalu aku coba lagi, dan berhasil. Cuma aku nggak berani mendorong agak ke dalam. Takut hehe.

Pagi harinya, hal pertama yang aku lakukan adalah anxiety disorder nos dsm 5 code ke toilet. Aku coba raba-raba ujung bawah cup. Mana ya, mana ya. Ahh ini dia. Haha aku lega. Ternyata cupnya masih ada. Aku tarik ujung bawahnya yang kecil panjang keluar. Berasa seperti kesedot. Pada waktu mau mengeluarkan, aku sambil sedikit mengejan, begitu petunjuk tutorialnya, dan berhasil. Aku buang isi cupnya ke dalam toilet, dicuci pakai sabun, dikeringkan, dan siap aku pakai anoxia meaning lagi.

Waktu itu aku masih takut untuk memakai cup di siang hari. Karena harus naik sepeda ke kampus kan. Kalau pakai cup, mengganjal nggak ya. Tapi, ternyata tidak mengganggu. Bahkan seharian pakai cup, jadi berasa kayak nggak sedang mens. Kenapa? Karena cairan darahnya ada di dalam cup. Nggak kayak sebelumnya membanjir di dalam pembalut yang bersentuhan dengan kulit kita. Buang air kecil juga jadi nyaman. Mau berapa anxiety disorder meaning in telugu kali juga bisa, tanpa harus bolak-balik ganti pembalut seperti biasanya. Cuma pesan tutorialnya, sebaiknya tak membiarkan cup di dalam lebih dari 12 jam dalam sekali pemakaian. Dalam praktiknya, kalau anxiété définition pas lagi banyak darah keluar, mungkin sekitar tiga jam isi cup perlu dibuang.

Aku pakai cup baru dua kali mens. Dan makin sering dipakai, jadi makin terbiasa dan rileks. Terus, enaknya pakai cup, meskipun darah banyak keluar dan aku gak sempat membuang isi cup karena tidur, darahnya nggak sampai mengotori baju atau sprei. Mungkin karena darah tidak mengalir ke samping atau ke belakang seperti kalau pakai pembalut. Enaknya lagi, aku bisa bye bye hypoxic ischemic encephalopathy life expectancy sama pembalut sekali pakai 🙂